Text

Semua Ikan Di Langit


Buku Semua Ikan di Langit, Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie membawa pembaca memasuki dunia yang menembus batas realitas melalui kisah sebuah bus trayek Dipatiukur–Leuwipanjang. Sang bus meninggalkan rutinitasnya demi menemani seorang anak kecil misterius yang dipanggil “Beliau”. Bersama ikan-ikan julung-julung yang melayang di udara, sang bus membawa pembaca ke perjalanannya melintasi ruang dan waktu. Selama di perjalanan ia bertemu dengan beragam makhluk dengan kisah yang memperlihatkan sisi-sisi kehidupan seperti kebaikan dan kekejaman, kasih sayang dan kehilangan, serta kebahagiaan dan penderitaan.
Di antaranya, Bastet si kucing, Nad si ibu dari kecoa dan anak-anaknya, serta Chinar pohon kehidupan yang menyimpan kisah-kisah tentang jiwa. Perjalanan sang bus juga membawa ke pertemuan dengan tokoh seorang gadis bernama Shoshanna. Sebagai penggambaran atas pengalaman manusia yang nyata dan kelam seperti Holocaust. Seiring perjalanan berlangsung, sang bus berusaha mengenali Beliau melalui hal-hal yang membuatnya bahagia, sedih, dan marah.
Sosok anak kecil itu memperlihatkan kasih sayang melalui tindakan-tindakan seperti menjahit boneka bagi anak-anak dan menciptakan galaksi dari permen. Sang bus pun menerima bentuk kasih yang istimewa, tetapi kedekatan tersebut tidak serta-merta membuatnya memahami Beliau sepenuhnya. Bersama Nad, ikan-ikan julung-julung, dan tokoh-tokoh lain, ia terus mencari jawaban atas pertanyaan tentang cara terbaik mencintai Beliau.
Pencarian itu berkembang menjadi konflik yang lebih besar ketika kemunculan Si Jahanam mengancam kehidupan dan keberlangsungan dunia. Sang bus menolak untuk tunduk, dan sifat membangkangnya berujung pada kehancuran yang meluas hingga semesta. Kesedihan Beliau kemudian menjadi bagian penting dari penutup cerita, sebab tangisnya memunculkan cahaya yang mengawali terbentuknya kembali kehidupan.
Semua kisah tersebut dibangun dengan gaya Ziggy yang absurd, surealis, puitis, sekaligus jenaka. Bahasa yang digunakan berpadu dengan metafora, personifikasi, alegori, dan imajinasi. Membaca Semua ikan di langit membawa kita masuk ke dalam dunia dimana benda mati dapat menjadi pencerita, ikan dapat berenang-renang di angkasa, dan perjalanan yang tampak ganjil perlahan membuka pertanyaan tentang kehidupan, cinta, iman, penciptaan, penderitaan, pengorbanan, dan keterbatasan makhluk dalam memahami sosok yang lebih besar daripada dirinya.


Availability
#
My Library (800) 813 ZEZ s
02780
Available
#
My Library (800) 813 ZEZ s
02781
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
813 ZEZ s
Publisher
Jakarta, Indonesia : Grasindo.,
Collation
213 hlm.; ilustrasi; 20 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
9786023758067
Classification
813
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
Cet. 2
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment